18 May 20200 Komentar | Dilihat : 376 kali
Ditulis oleh Admin Kec. Plumpang
Pasar yang merupakan tempat keramaian dikhawatirkan berpotensi menjadi salah satu pusat penularan virus corona. Saefiyudin, S.STP. M.AP mengajak warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi corona

plumpang.tubankab.go.id - Camat Plumpang sekaligus Ketua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kecamatan Plumpang, kembali melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran virus Corona. Langkah nyata untuk merespons mewabahnya virus Corona  (Covid-19) di wilayah Kecamatan Plumpang tersebut dilakukan bersama Komando Rayon Militer  0811/06  Plumpang  dan Puskesmas,  Kegiatan dilakukan dengan  membagikan masker gratis Selasa, (12/5/2020).

Pasar yang merupakan tempat keramaian dikhawatirkan berpotensi menjadi salah satu pusat penularan virus corona. Saefiyudin, S.STP. M.AP mengajak warga untuk tetap  menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi corona. Kewajiban menggunakan masker di tempat keramaian yang tidak bisa dihindarkan merupakan hal yang harus diterapkan. Sebab, pasar berpotensi menjadi salah satu tempat penularan yang mungkin dibawa oleh orang luar yang berkunjung ke tempat tersebut. Maka, kepada siapapun yang ada di Pasar, wajib memakai masker dan wajib melaksanakan protokol kesehatan seperti jaga jarak dan cuci tangan

"Sejauh ini, pasar yang menjual kebutuhan pokok masih berjalan normal. Pasar Plumpang dan Pasar Klotok yang merupakan pasar terbesar di wilayah kecamatan Plumpang  tetap beroperasi. Masyarakat masih bisa berbelanja, dengan harapan tetap menjaga protokol kesehatan guna mencegah penularan virus, Ini sebagai antisipasi untuk memutus penularan virus corona " katanya.

Dalam sosialisasinya, Camat Plumpang menyampaikan agar masyarakat tetap tenang dan selalu mengikuti himbauan Pemerintah demi kebaikan bersama. Selain membagikan masker juga dilakukan Penyemprotan Disinfektan oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Covid 19 yang juga terdiri dari TNI-Polri dan Puskesmas.

Dalam kesempatan itu pula,  Komandan Rayon Militer  0811/06 Plumpang Kapten CPL Heriyanto juga menyampaikan agar tetap menjaga jarak interaksi antara pedagang dan pembeli, wajib menggunakan masker, face shield, sarung tangan, memberlakukan standar kebersihan berkala, menggunakan disinfektan dan membersihkan lapak/kios pedagang, mengoptimalkan ruang terbuka untuk berjualan apabila diperlukan, pembatasan jumlah pengunjung dengan memperhatikan jaga jarak fisik.

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Dikutip dari situs Kemenkes RI Ini adalah cara mencegah virus corona, virus yang sekarang sedang diwaspadai, berikut adalah cara pencegahan virus corona di tempat publik. Tempat publik yang dimaksud adalah: taman bermain, jalur hijau, perbelanjaan dalam ruang, ruang spontan dalam lingkungan hunian, ruang terbuka komunitas, mall, dan pasar.

Langkah-langkah pencegahan COVID-19 pada tempat publik:

1. Pastikan seluruh area umum dalam keadaan bersih dengan cara melakukan pembersihan menggunakan disinfektan minimal 3 kali sehari, terutama pada waktu aktivitas padat (pagi, siang, dan sore hari) di setiap lokasi representatif (pegangan pintu, tombol lift, pegangan eskalator, dll).

2. Deteksi suhu tubuh di setiap titik pintu masuk tempat umum. Jika suhu tubuh masyarakat terdeteksi >38 derajat Celsius, dianjurkan untuk segera memeriksakan kondisi tubuh ke fasilitas pelayanan kesehatan dan tidak diperkenankan memasuki tempat umum.

3. Pastikan ruang isolasi tersedia di acara besar (contoh: konser, seminar, dll). Memastikan ada pos pemeriksaan kesehatan, ruang transit dan petugas kesehatan di setiap acara besar. Jika pada saat acara ada peserta yang sakit segera dilakukan pemeriksaan, jika kondisinya memburuk, pindahkan ke ruang transit dan segera rujuk ke RS rujukan.

4. Menyediakan pos kesehatan di pusat perbelanjaan dan pasar tradisional.

5. Mempromosikan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) dengan cara memasang poster mengenai pentingnya cuci tangan dan tata cara cuci tangan yang benar.

6. Pastikan tempat umum memiliki akses untuk cuci tangan dengan sabun dan air atau pencuci tangan berbasis alkohol.

7. Tempatkan dispenser pembersih tangan di tempat-tempat strategis dan mudah dijangkau masyarakat di tempat umum serta dan pastikan dispenser ini diisi ulang secara teratur.

8. Memperbarui informasi tentang COVID-19 secara reguler dan menempatkan di area yang mudah dilihat oleh pengunjung. Menyediakan media komunikasi, informasi dan edukasi (KlE) mengenai pencegahan dan pengendalian COVID-19 di lokasi strategis di setiap tempat umum. (sys jp)

Kategori
comments powered by Disqus